Kamis, 04 Desember 2025

Definisi Yesus Kristus Adalah Senjata

Ini memang bisa saja tidak bisa dipraktekan dibanyak kejadian, tapi bisa saja berhasil dengan satu syarat percaya akan imanmu, jika kamu percaya Yesus mampu melakukan segala perkara maka terjadilah demikian. 

Kadang kita ini tidak bisa langsung percaya jika tak melihat situasi atau kejadiannya secara langsung, "wah ternyata bisa ya, kalau memang bisa barulah kita percaya". Pesan ini juga sekaligus menyinggung pada diri saya sendiri. 

Ada hal menarik, ada seseorang yang mampu mengalahkan penjahat bersenjata hanya menghandalkan Yesus Kristus, tidak melawan dengan senjata tetapi dengan mengenalkan Yesus Kristus. Bukan Yesus Kristus datang bak superhero lalu menyelamatkan mu, bukan seperti itu.

Ilustrasi, wanita penjaga toko, gambar diambil dari Google

Orang itu bernama Nayara Goncalves seorang wanita Kristen asal Florida, USA. Dia adalah seorang penjaga toko/ swalayan. Suatu ketika dia didatangi penjahat atau perampok saat tengah bekerja. 
👧 : Nayara Goncalves
🥷 : Penjahat / perampok

👧 : Yesus punya sesuatu yang lebih baik untukmu, juga untuk semua orang di luar sana
👧 : Aku tidak menyalahkanmu atau pun menghakimimu, aku tidak tahu apa yang kamu alami,  tapi kita punya kesulitannya masing-masing
🥷 : Aku tidak pernah diperlakukan seperti ini sebelumnya
👧 : Aku bisa membantumu mendapatkan pekerjaan, aku punya banyak teman di gereja
🥷 : Aku punya pekerjaan
👧 : Lalu kenapa kamu melakukan ini? 
🥷: Karena aku akan diusir jika tak membayar sewa US$300 
👧 : Hanya ini yang aku punya (sambil menunjukan laci kasir)
👧 : Dan jika kau mengambilnya aku akan disuruh bertanggung jawab 
🥷 : Aku tidak akan melakukannya
🥷 : Maafkan aku, sungguh maafkan aku
👧 : Kamu harus mengenal Yesus, Dia bisa membantumu. Dia mampu mengubah hidupmu
🥷 : (pergi meninggalkan wanita itu) 

Sebuah percakapan yang pada akhirnya membuat si penjahat/ perampok itu mundur dan pergi begitu saja tanpa kekerasan. Ketika Yesus yang sungguh menjadi 'senjatamu', keimanan akan Dia inilah yang menjadi titik tolak setidaknya mengubahkan keinginan jahat seseorang. 

Si penjahat/ perampok masih punya hati, punya kewarasan untuk memahami bahwa masih ada 'jalan lain', jalan yang benar yaitu Yesus Kristus. Melalui wanita itu, nama Dia dilintaskan dalam pikiran penjahat/ perampok itu. Semoga Dia bertobat. 

Sebuah rekaman peristiwa ini bisa menjadi refleksi untuk kita dan diri saya sendiri, bahwa harus percaya dan yakin, ketika Dia mau mengubah kita, tapi kalau kita tidak mau berubah maka tidak akan pernah terjadi. 

Sebuah refleksi yang sebenarnya secara sadar atau tidak itu  untuk menyadarkan saya. Beberapa hari ini saya kerap bertengkar dengan pasangan saya, tentang banyak hal, dari hal² kecil, tapi inti masalahnya ada hal yang tidak benar yang saya lakukan, pasangan saya ingin saya berubah, tapi sering kali saya masih ngeyel dengan normalisasi apa yang selama ini dilakukan toh baik² saja, fine² saja. Tapi sebenarnya itu salah atau tidak benar. 

Dari peristiwa tadi, melalui wanita tadi Yesus ingin penjahat/ perampok tadi berubah. Bisa saja jika si penjahat itu tegar tengkuk, dia kekeh dan tetap ingin merampok, mungkin bisa saja dengan melukai wanita itu, tapi apa yang dilakukan si penjahat itu, dia menerima dan mundur, dan menghentikan kejahatannya. 

Hal yang sama juga bisa jadi refleksi bagi saya, untuk berhenti dari hal² yang salah atau tidak benar, untuk tidak lagi dinormalisasikan. 

Apa yang penjahat itu rasakan, dengan pergumulannya, begitupun dengan saya dengan pergumulannya. Ya Yesus, ampunilah anakmu ini, yang kerap nakal dan berlaku tidak benar 🙏🏻. Berikan kesabaran untuk pasangan saya, berikan kesabaran dan kekuatan bahwa dia adalah kepanjangan tangan-Mu menyadarkanku. -cpr

#onedayonepost
#refleksi
#iman
#penjagatoko
#perampok
Previous Post
Next Post

http://bit.ly/cocoper6

0 komentar: