Pekan ini firman Tuhan yang disampaikan melalui hamba-Nya bertemakan "kita ini adalah milik Tuhan". Bagi orang percaya jelas tema ini sudah suatu kepastian.
Lalu apa yang membuat itu menjadi pasti?
Jika kita ini milik Tuhan lalu kenapa terkadang kita sering kali khawatir pada hidup kita?
Ini akan dijawab, bahwa Tuhan telah berfirman dalam Dia (Yesus Kristus) serta juga melalui murid-murid-Nya.
Kita ini adalah milik Kristus sudah disampaikan oleh murid-murid-Nya sejak pewartaan mula-mula, seperti yang tertulis dalam Roma 1: 5
Dengan perantaraan-Nya kami menerima kasih karunia dan jabatan rasul untuk menuntun semua bangsa, supaya mereka percaya, dan taat kepada nama-Nya.
Di sini ditunjukan bahwa firman-Nya diterima oleh para murid yang kemudian menjadi pedoman untuk menuntun semua bangsa, agar kita semua percaya dan taat kepada nama Yesus.
Selanjutnya pada Roma 1: 6
Kamu juga termasuk diantara mereka, kamu yang telah dipanggil menjadi milik Kristus.
Disitu tertulis jelas bahwa kita telah dipanggil menjadi milik Kristus. Bukan kita yang memilih-Nya melainkan Dia yang memilih dan memanggil kita. Kita harus percaya itu, dan jangan sekedar percaya saja. Karena kita pun memiliki Kristus dalam diri kita.
Ada pertanyaan kembali, lalu sebenarnya sejak kapan Tuhan menjadikan kita ini milik-Nya?
Kita menjadi milik-Nya sejak: kita percaya, kita bertobat, dan kemudian dibaptis dalam nama Bapa, Putera dan Roh Kudus. Sejak itulah kita menjadi manusia baru, seperti orang yang dilahirkan kembali.
Hal ini seperti yang Yesus katakan ketika Dia bertemu dengan Nikodemus, peristiwa ini tercatat dalam Yohanes 3: 3
Yesus menjawab, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah."
Yohanes 3: 5 - 7
Jawab Yesus: ""Aku berkata kepadamu , sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah. Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh adalah Roh. Janganlah engkau heran, karena Aku berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan kembali."
Pesan Yesus kepada Nikodemus ini dicatat oleh Yohanes dan diketahui juga oleh murid-murid-Nya yang lain, dan mewartakan itu kepada kita saat ini.
Dalam 1 Petrus 1: 3 disampaikanlah demikian:
"Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang karena rahmat-Nya yang besar telah melahirkan kita kembali oleh kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati, kepada suatu hidup yang penuh pengharapan"
Karena kita milik Kristus maka kita akan selalu dalam perlindungan-Nya. Kita semua tahu bahwa Yesus Kristus adalah gembala yang baik, tidak ada domba-domba-Nya yang terabaikan oleh -Nya.
Ada tiga hal yang disampaikan, terangkum dalam 3D, apa saja itu?
Dipelihara
Terkadang kita hidup selalu dalam kekhawatiran namun melalui murid-murid-Nya, disampaikan agar kita tidak perlu lagi khawatir ketika kita telah bersama Dia.
Dalam 1 Petrus 5: 7 tertulis demikian
Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.
Dalam kitab Mazmur 55: 22 pun menuliskan demikian, dimana kitab ini ditulis sudah lebih dulu sebelum kitab-kitab para rasul Yesus.
Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka Ia akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah.
Dirawat
Tidak hanya dipelihara, tapi kita juga akan dirawat oleh Dia. Hal ini sudah menjadi keyakinan dan kepercayaan umat Allah sebelum jaman Yesus, Nabi Yesaya menuliskannya.
Seperti tertulis dalam Yesaya 57: 15 tertulis demikian:
Sebab beginilah firman Yang Mahatinggi dan Yang Mahamulia, yang bersemayam untuk selamanya dan Yang Mahakudus nama-Nya: "Aku bersemayam dia tempat tinggi dan di tempat kudus tetapi juga bersama-sama orang yang remuk dan rendah hati, untuk menghidupkan semangat orang-orang yang rendah hati dan untuk menghidupkan hati orang-orang yang remuk.
Seperti tertulis dalam Yesaya 61: 1 tertulis demikian:
Roh Tuhan ALLAH ada padaku, oleh karena TUHAN telah mengurapi aku; Ia telah mengutus aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang sengsara, dan merawat orang-orang yang remuk hati, untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan kepada orang-orang yang terkurung kelepasan dari penjara.
Kuasa Allah itu ada untuk merawat kita, jadi kita sebenarnya diingatkan kembali untuk tak perlu khawatir, karena Allah senantiasa merawat kita.
Dijaga
Kita mengenal Allah kita adalah seorang penjaga, "Tuhan penjaga dan benteng perkasa." Sebuah lirik dari lagu gereja yang sering saya dengar ketika dulu ketika mengikuti Ekaristi, ketika masih menjadi seorang Kristen Katolik.
Dalam Mazmur 121: 2 - 8, tertulis demikian
Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi. Ia takkan membiarkan kakimu goyah. Ia takkan membiarkanmu kakimu goyah, Penjagamu tidak akan terlelap. Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur Penjaga Israel. TUHAN lah Penjagamu, TUHAN lah naunganmu di sebelah tangan kananmu. Matahari tidak menyakiti engkau pada waktu siang, atau bulan pada waktu malam. TUHAN akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan; Ia akan menjaga nyawamu. TUHAN akan menjaga keluar masuknya dari sekarang sampai selama-lamanya.
Dari sini kita bisa memahami bahwa Tuhan akan terus melakukan apa yang disebutkan di atas, Dia akan memelihara, menjaga
Selanjutnya tertulis pula dalam surat murid-Nya kepada jemaat yang digembalakannya, firman tentang bagaimana Tuhan menjaga juga disampaikan kembali, seperti tercatat dalam 2 Korintus 1: 21 - 22 tertulis demikian:
Sebab Dia yang telah meneguhkan kami bersama-sama dengan kamu di dalam Kristus, adalah Allah yang telah mengurapi, memeteraikan tanda milik-Nya atas kita dan yang memberikan Roh Kudus di dalam hati kita sebagai jaminan dari semua yang telah disediakan untuk kita.
Jadi apabila hidup kita sudah menjadi milik Kristus, maka seluruh hidup kita itu ya milik Kristus, tidak bisa setengah². Sehingga jangan sampai kita melakukan sesuatu yang menyakiti-Nya.
Seperti yang tertulis dalam Galatia 2: 19 - 20, tertulis demikian
Sebab aku telah mati oleh hukum Taurat untuk hukum Taurat, supaya aku hidup untuk Allah. Aku telah disalibkan dengan Kristus; namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.
Sudah jelas bukan, bahwa memang benar jika hidup kita ini adalah milik Kristus Yesus, jadi jauh² kanlah kekhawatiran mu daripada mu.
Catatan ini saya resume sendiri sesuai penangkapan saya, apa yang saya catat ini dari firman disampaikan oleh Pdm. Trifena Stefanus, pada Ibadah Raya ke-2 pada Minggu, 23-11-2025 di GBIS Hosana, Pandaan. Jika ingin tahu selengkapnya bisa visit ke ini.
Segitu saja deh refleksi dan renungan firman Allah pada pekan ini, beberapa pekan yang lalu saya sudah menuliskan pokok² firman yang disampaikan pada Ibadah Raya namun saya belum saya resume seperti postingan ini. Nanti ke depan akan saya coba postingkan seperti ini.
Sampai jumpa dipostingan lainnya lagi, syaloom, Tuhan memberkati kita semua. -cpr
#onedayonepost
#refleksi
#iman
#firman
#ibadahraya
#pdmtrifenastefanus
#gbishosanapandaan

0 komentar: